Poster Jepun kontemporari
Awan emas hanyut ke sisi di hadapan bulatan merah. Daun emas menggigit serat kertas. Tanduk memakai percikan dakwat. Rantai tergantung ke tekak sebagai hiasan yang menyambung bulatan dan titik. Begitu banyak yang dibiarkan kosong sehinggakan helaian itu seolah-olah sudah selesai berkata-kata. Hanya jarak antara titik yang tergelincir keluar daripada awan. Ikuti awan dengan mata, dan kekosongan itu menutup satu-satunya tempat awak tadi berdiri.
- Si Lugu
- Ahli Silap Mata
- Paderi Wanita
- Maharani
- Maharaja
- Paderi Agung
- Kekasih
- Kereta Kuda
- Kekuatan
- Pertapa
- Roda Nasib
- Keadilan
- Lelaki Tergantung
- Kematian
- Kesederhanaan
- Syaitan
- Menara
- Bintang
- Bulan
- Matahari
- Penghakiman
- Dunia





















